by

Korupsi di Jiwasraya, Kejakgung Sita Lagi Harta Tersangka

DuaLink.id: Jakarta-  Kejaksaan Agung kembali menyita harta benda tersangka korupsi  di Jiwasraya. Kali ini Kejakgung menyita  harta Hary Prasetyo, bekas Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya.

Harta Hary yang disita berupa sebuah  mobil MPV Toyota Alpard tahun 2018 dan sedan Mercedes Benz tahun 2019, serta tiga sepeda ontel. Juga  tiga pasang sepatu perempuan dan  puluhan tas dan dompet perempuan, serta  40 kotak berisi jam tangan dan perhiasan. Sebuah gitar elektrik merk Gibson Double Neck Custom USA pun ikut disita.

Selain harta milik Hary, Kejakgung juga telah menyita barang bergerak maupun tak bergerak milik tersangka lain, seperti  MPV Toyota Alphard dan motor Harley Davidson milik Hendrisman Rahim, sedan Mercedes-Benz atas nama  kepemilikan PT Hanson Internasional Tbk,  sedan Mercedes-Benz atas nama kepemilikan PT Asuransi Jiwasraya, dan 156 bidang tanah dalam status blokir di Lebak, dan Tangerang atas nama kepemilikan Benny Tjokrosaputro.

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/1/2020), Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Kejakgung, Hari Setiyono, menjelaskan bahwa sebelum melakukan penyitaan, Kejakgung melakukan penggeledahan di rumah Hary. Penggeledahan, yang kemudian ditindalanjuti dengan penyitaan, merupakan langkah lanjutan penyidikan kasus mega korupsi di tubuh perusahaan BUMN tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Asuransi Jiwasraya telah gagal bayar klaim senilai Rp 13,7 triliun pada 2018. Perusahaan asuransi milik negara tersebut juga diidikasikan defisit Rp 27,2 triliun pada November 2019.

Dari hasil penyidikan, Kejakgung telah menetapkan lima tersangka. Hary merupakan salah seorang dari lima tersangka itu. Empat tersangka lainnya: Benny Tjokrosaputro (Dirut PT Hanson International Tbk), Heru Hidayat (Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk), Hendrisman Rahim (Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018), dan Syahmirwan (bekas Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya).

Baca juga:
Tak Punya e-KTP, Bagaimana Coblos di Pilpres?

Dalam upaya pengembangan penyidikan, Hari Setiyono menyatakan, Kejakgung  telah memeriksa sekitar 144 saksi dan pemeriksaan ahli, serta melakukan pengeledahan di 16 tempat. Dari penggeledahan itu, Kajakgung menyita barang bukti baik berupa kendaraan bermotor, dokumen, hardisk/USB, dan tanah yang berada di berbagai wilayah. Selain itu, Kejakgung sedang melakukan pelacakan rekening bank luar negeri dan pencekalan pergi ke luar negeri terhadap 13 orang yang diduga terkait perkara. (yok)

 

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed