by

Hacker Iran Bidik Kampus di Barat

-Dunia-180 views

ilustrasi hacker

DUALINK.ID: Iran – Tampaknya, perang cyber akademik sedang berlangsung. Para hacker Iran, yang didukung pemerintah, membidik kampus-kampus universitas di Eropa, Amerika Serikat dan Australia dalam beberapa bulan terakhir.
Laporan ini dibuat lembaga jejaring perusahaan pelayanan profesional yang dikutip kantor berita NOS di Belanda pada Jumat (14/02).
Para hacker berusaha mencuri literatur akademik dan materi kuliah untuk digunakan di kampus-kampus di Iran, kata NOS mengutip Gerwin Naber analis spesialis keamanan cyber di PricewaterhouseCoopers.
Pada Maret 2018, CNN mengabarkan pemerintahan Presiden Donald Trump menuding hacker Iran melakukan skema peretasan ‘masif dan kurang ajar’ dengan membobol akun sekitar 8.000 profesor di ratusan universitas di Amerika Serikat dan negara Barat lainnya.
Tudingan yang diungkapkan oleh Departemen Kehakiman itu juga menyebut hacker Iran berusaha membobol akun perusahaan swasta dan entitas pemerintah. Tujuannya, mencuri sejumlah besar data dan kekayaan intelektual.
Tudingan itu langsung menghubungkan para hacker itu dengan pemerintah Iran. Disebutkan, para pelaku bekerja untuk Korps Pengawal Revolusi Islam Iran dan klien pemerintah lainnya. (*)

Bagikan Sekarang!
Baca juga:
Hindari Virus Corona Warga Lumajang di Cina Ingin Pulang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed