by

Sisi Selatan Amerika Serikat Ditelan Banjir

DUALINK.id – Bukan hanya Indonesia, Amerika Serikat pun bisa kebanjiran. Musim hujan lebat membawa banjir di sebagian besar negara bagian sisi selatan Amerika Serikat. Yang paling parah di negara bagian Mississippi dan Tennessee.

Di Jackson, ibukota Mississippi, pada Rabu (18/02), warga setempat menyaksikan ratusan rumah sudah terendam banjir selama akhir pekan. Banyak yang cemas harus mengungsi karena ketinggian air Sungai Pearl mencapai 36,8 kaki (11,3 meter). Ini tingkat tertinggi ketiga yang pernah dicatat; di bawah tahun 1979 dan 1983.

Tate Reeves, Gubernur Mississippi, dalam konferensi pers akhir pekan menyebut banjir di Jackson ibi bersejarah karena belum pernah terjadi sebelumnya. “Kami tidak bisa memastikan situasi buruk ini bakal berakhir dalam waktu dekat. Mungkin harus menunggu perairan surut.”

Dalam konferensi pers hari berikutnya, Reeves mengatakan tidak ada laporan cedera terkait banjir. “Terima kasih kepada penduduk sekitar Mississippi karena mengindahkan perintah evakuasi. Meski 1.000 rumah terendam, hanya diperlukan 16 misi pencarian dan penyelamatan.”

Gubernur juga memperingatkan ratusan pengungsi di wilayah Jackson agar tidak terburu pulang sampai semuanya beres. Pengungsian dilakukan setelah keadaan darurat pada Sabtu karena banjir cepat meluap.

Banjir ini hasil dari pola cuaca yang sangat lembab. Paul Walker, ahli meteorologi AccuWeather, menyebut Februari ini aliran konstan badai basah bergulir di kawasan Deep South. “Dalam ‘bulan gila’ ini, jumlah hujan yang turun luar biasa di seluruh wilayah selatan.”

Cuaca lebih basah sedang dalam perjalanan. Hujan diperkirakan terus terjadi Senin di Lembah Sungai Mississippi, yang semakin menjenuhkan kawasan yang sudah basah. Seluruh area selatan sudah cukup basah. Setiap curah hujan tambahan dapat menyebabkan lebih banyak masalah banjir tambahan. (*)

Bagikan Sekarang!
Baca juga:
Jawab Revolusi 4.0 Guru TK ABA Ikuti Workshop

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed