by

Hiasi Diri dengan Akhlak Islami

-Hikmah, Islam-297 views

Ilustrasi : Islamic

DUALINK. ID : Berbicara masalah akhlak tidak lepas dari masalah baik dan buruk serta tolok ukurnya.

Jika baik dan buruknya seseorang dinilai menggunakan tolok ukur hasil pemikiran manusia disebut etika. Apabila penilaian baik dan buruk itu menggunakan tolok ukur aturan yang berlaku di masyarakat dinamai moral. Bila tolok ukur yang digunakan untuk menilai baik dan buruknya seseorang itu al-Qur’an dan al-Hadits disebut akhlak.

Dalam makalah susunan Nuris Firori Humida dkk. dikatakan bahwa akhlak menunjukkan kondisi jiwa yang menimbulkan perbuatan atau perilaku secara spontan.

Seseorang dikatakan berjiwa penolong, ketika dihadapkan kepada orang yang sedang dirundung kesulitan-kesulitan, secara spontan memberikan pertolongan tanpa memperhatikan atau memikirkan untung rugi.

Contoh lain, ketika seseorang sedang berjalan tiba-tiba tersandung batu, maka kata-kata yang keluar dari mulutnya mencerminkan akhlaknya. Bila yang keluar ucapan innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, berarti ia memiliki akhlak yang terpuji.

Sebaliknya, jika yang keluar dari mulutnya kata-kata kotor dan jorok, menandakan akhlaknya tercela.

Sebenarnya akhlak dapat diartikan sebagai perilaku yang telah berkonotasi baik. Akan tetapi, dalam realita sehari-hari terdapat akhlak yang baik (akhlak al-karimah) dan buruk (akhlak al-madzmumah).

Dalam Islam akhlak meliputi hubungan baik antara manusia dengan Allah, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam semesta.

Hubungan dengan Allah dilaksanakan dengan cara beribadah seperti shalat, puasa, haji, zakat, infaq, shadaqah, dan perintah-perintah yang lain. Bisa juga dengan memperbanyak tahmid, takbir, tahlil, dan dzikir-dzikir yang lain.

Tahmid adalah membaca hamdalah sebagai tanda berterima kasih kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan-Nya.

Takbir adalah mengucapkan Allahu Akbar sebagai ungkapan pengakuan akan kemahabesaran Allah yang tiada taranya.

Baca juga:
Rufaida, Wanita Juru Rawat Perang Badar

Tahlil adalah membaca laa ilaaha illa -llah yang merupakan ungkapan pengakuan dan janji seorang muslim bahwa tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah.

Akhlak kepada sesama manusia paling utama ialah akhlak kepada Rasulullah. Realisasinya ialah menjadikan beliau sebagai teladan dengan mengikuti sunnah-sunnahnya, menjalankan apa yang diperintahkannya dan menjauhi apa yang dilarangnya.

Setelah berbuat baik kepada Rasulullah, dilanjutkan dengan berbuat baik kepada kedua orang tua. Hal ini diwujudkan dengan mencintai dan menyayangi keduanya. Selain itu juga berkata lemah lembut, tidak menyinggung perasaan dan menyakiti hatinya guna mencapai ridha keduanya.

Selain memuliakan ibu-bapak, kita juga harus berbuat baik kepada diri sendiri, kerabat, tetangga, dan masyarakat.

Itulah beberapa contoh akhlak dalam Islam yang meliputi akhlak kepada Allah, sesama manusia, dan alam semesta. Jika seseorang telah menghiasi dirinya dengan akhlak Islami ini berarti ia telah memiliki tiket untuk memasuki surga Allah yang kekal dan abadi( Mulyo, Trenggalek)

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed