by

Raih Penghargaan Allah

-Hikmah, Islam-130 views

Ilustrasi : Sholat

DUALINK.ID : Seseorang merasa senang bila dihargai oleh orang lain. Seorang suami merasa senang bila dihargai oleh istrinya dan sebaliknya. Seorang guru merasa senang kalau dihargai oleh muridnya dan sebaliknya. Orang tua merasa senang jika dihargai oleh anaknya dan sebaliknya.

Perasaan senang tersebut bertambah apabila Allah yang menghargainya dengan menaikkan derajatnya. Kenaikan derajat itu diberikan oleh Allah kepada orang-orang berilmu. “Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu,” (Q.S. Al-Mujadilah: 11).

Kalau begitu, menuntut ilmu menjadi kewajiban bagi setiap individu muslim.

Bagaimana agar berhasil?

Dalam sebuah syair dikatakan bahwa keberhasilan menuntut ilmu akan tercapai apabila dipenuhi syarat-syaratnya.

Pertama: Cerdas

Artinya, si penuntut ilmu hendaknya memiliki IQ normal atau di atasnya, bukan di bawahnya. Dengan demikian hasilnya akan maksimal.

Kedua: Rakus

Artinya, si penuntut ilmu hendaknya selalu merasa kurang, tidak pernah merasa puas, tidak merasa dirinya sudah pandai. Jika seseorang merasa sudah pandai, maka ia akan merasa bosan dan berhenti menuntut ilmu. Kebiasaan datang ke majlis taklim ia tinggalkan karena merasa ilmunya sudah cukup.

Ketiga: Sungguh-sungguh

Maksudnya, menuntut ilmu hendaknya dilakukan dengan serius, tidak boleh asal-asalan. Misalnya, si penuntut ilmu berusaha tidak datang terlambat, duduk di depan, tidak mengantuk, sehingga mencapai hasil yang maksimal.

Keempat: Siap Mengeluarkan Biaya

Menuntut ilmu memerlukan biaya, terutama di lembaga pendidikan formal seperti di pesantren modern, di bangku sekolah, dan di perguruan tinggi.

Para santri di pesantren modern harus bersedia membayar mahal, terutama di pesantren-pesantren yang sudah terkenal.

Siswa-siswi di PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan SMK harus mengeluarkan biaya untuk pembelian pakaian seragam, buku-buku penunjang, daftar ulang, dan lain-lain.

Baca juga:
Mukmin yang Benar by TV Tausiyah

Mahasiswa yang belajar di luar kota harus mengeluarkan uang untuk biaya pendidikan, tempat tinggal, makan, dan transportasi.

Kelima: Dekat dengan guru

Artinya, para murid harus akrab dengan guru agar tidak malu bertanya dan minta bantuan guru jika mengalami kesulitan belajar.

Walaupun dekat, para murid harus tetap hormat kepada guru, tidak boleh meremehkan dan melecehkan. Sungguh durhaka, bila ada seorang murid yang berani melawan dan menganiaya gurunya hingga meninggal dunia.

Keenam: Memerlukan waktu lama

Menuntut ilmu memerlukan waktu lama, tidak bisa ditempuh secara instan. Seseorang menempuh pendidikan mulai dari TK hingga Strata-1 memerlukan waktu sekitar dua puluh tahun.

Itulah keenam syarat yang harus dipenuhi agar berhasil dalam menuntut ilmu.

Selanjutnya, perlu diingat bahwa setinggi apa pun gelar dan ilmu seseorang akan percuma saja kalau tidak diamalkan dan diajarkan kepada orang lain. Gelar sarjana, magister, doktor, bahkan profesor hanyalah penghargaan yang diberikan oleh perguruan tinggi yang telah mengukuhkannya.

Jadi, para pemilik ilmu akan dinaikkan derajatnya oleh Allah setelah mereka mengamalkan dan mengajarkan ilmunya kepada orang lain.

(Mulyo)

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed