by

Hindari Penyebab Kerasnya Hati

-Hikmah, Islam-425 views

Ilustrasi Marah

dualink.id : Tidak semua orang mau menerima kebenaran. Orang yang menolak kebenaran, hatinya menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi.

Ibnul Qayyim dalam kitabnya, al-Fawaid, mengatakan bahwa hati menjadi keras ditimbulkan empat hal yang berlebihan: makan, tidur, berbicara, dan bergaul.

Uraian dari keempat hal tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama: Makan berlebihan

Makan merupakan kebutuhan setiap orang, tetapi tidak boleh berlebihan. “Makan dan minumlah, tetapi janganlah berlebihan.” (Q. S. Al-A’raf: 31).

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “Kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan malas untuk beribadah.”

Makan berlebihan bisa menimbulkan efek negatif, baik dilihat dari segi kesehatan, sosial, maupun akhlak.

Terlalu banyak makan bisa memperberat kerja lambung, mematikan rasa peduli kepada orang lain, menimbulkan penilaian negatif dari orang lain bahwa yang bersangkutan tergolong orang yang rakus.

Kedua: Tidur berlebihan

Tidur sangat diperlukan untuk menghilangkan rasa kantuk dan lelah, sehingga badan menjadi segar dan bugar kembali.

Akan tetapi, terlalu banyak tidur bukannya membuat badan menjadi segar dan bugar kembali, melainkan justru merasa lelah dan malas bangun pada pagi harinya.

Selain itu, juga menimbulkan berbagai penyakit seperti diabetes, depresi, sakit kepala, sakit jantung, dan lain-lain.

Ketiga: Berbicara berlebihan

Berbicara itu penting, tetapi seperlunya saja. Hendaklah dihindari pembicaraan yang tidak penting. “Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin, yakni orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak berguna.” (Q. S. Al-Mukminun: 1-3).

Orang yang banyak berbicara, ia akan banyak keliru dan dosanya akan berlimpah. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa pun yang banyak berbicara, maka ia akan banyak keliru. Orang yang banyak keliru, dosanya akan berlimpah. Orang yang dosanya berlimpah, akan masuk neraka.” (H. R. Thabrani).

Baca juga:
Gedung Dakwah Dua Lantai Akan Diresmikan

Selain itu, hendaklah bebicara dengan baik dan sopan serta menghadapkan diri kepada lawan bicara. “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata dengan baik, kalau tidak bisa lebih baik diam.” (Muttafaq alaih).

Keempat: Bergaul berlebihan

Sebagai makhluk sosial tidak mungkin seseorang tidak bergaul dengan orang lain.

Akan tetapi, bergaul perlu dibatasi, tidak boleh berlebihan. Hendaklah bergaul dengan orang baik-baik saja. Sebaliknya, hendaklah dihindari bergaul dengan orang-orang yang suka meninggalkan perintah Allah dan melanggar larangan-Nya.

Bergaul dengan orang baik ibarat berdekatan dengan penjual minyak wangi. Walaupun tidak membeli minyaknya, akan terciprat wanginya. Artinya, kalau bergaul dengan orang baik, lambat laun akan terpengaruh menjadi orang baik.

Sebaliknya, bergaul dengan orang jahat, ibarat berdekatan dengan pandai besi. Walaupun tidak ikut bekerja, akan terkena asapnya. Artinya, sekalipun tidak ikut-ikutan berbuat jahat, yang bersangkutan akan dianggap sebagai orang jahat.

Itulah empat hal yang menyebabkan hati menjadi keras. Jika empat hal tersebut dihindari, yang bersangkutan akan berhati lembut. Darinya muncul kata-kata yang lemah lembut dan sikap yang ramah tamah.

 (Mulyo)

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed