by

Piknik Literasi di Pantai Ae Ambu Wea

Oleh: Nurul Yani, siswa SMA Negeri Pulau Ende

DUALINK.id – Pada Minggu 1 Maret 2020, sejumlah remaja putri siswa SMAN Pulau Ende di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan kegiatan Rihlah (piknik) Literasi. Bekerjasama dengan Hifni Djafar pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Kreatif Nusantara, kegiatan diadakan di Desa Rorurangga di Pantai Ae Ambu Wea yang berhadapan dengan Teluk Ende di sisi selatan Pulau Flores.

Sekitar jam 07:00, kami berangkat dari kediaman masing-masing lalu berkumpul di lapangan sepakbola Desa Rorurangga untuk persiapan. Acara pertama adalah tilawah oleh salah satu peserta. Berikutnya, kultum. Ketiga, dalam sambutannya, Pak Hifni Djafar menjelaskan pentingnya aktivitas literasi dari sudut pandang agama Islam serta pentingnya melestarikan literasi budaya terutama kuliner khas Pulau Ende dari bahan dasar ubi kayu.

Karena tema kegiatan literasi ini adalah rihlah, maka pokok bahasan pada acara kelima adalah presentasi Literasi Budaya Kuliner. Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya membuat makanan berbahan dasar ubi kayu. Antara lain; Alu Ndene, Wai Raka, Wai Punga, Wai Renda, Onde, dan Lamme.

Lewat literasi budaya kuliner berupa membuat makanan khas dengan ubi kayu, mari kita memanfaatkan sesuatu yang ada sekitar kita untuk kita olah dan kita makan bersama-sama. Rasanya sangat nikmat.

Setelah presentasi, para peserta melakukan permainan tradisional yang sangat membutuhkan kerja sama setiap anggota kelompok.

Permainan pertama, kelereng sendok. Salah satu peserta meetakkan kelereng di sendok lalu membawa dan mengoperkannya ke teman menggunakan sendok. Jika kelereng jatuh, maka pemain harus mengulang dari awal.

Permainan kedua kacu dan tali rafia. Caranya, tali rafia dipegang teman-teman yang berbentuk tiga kelompok. Kemudian, dari tiap kelompok, ditunjuk seorang yang mewakili. Dia ditutup matanya dengan kacu, dan harus berjalan melintasi tali rafia. Dia boleh mendengar arahan dari teman, tapi tidak boleh menyentuh tali rafia.

Baca juga:
Dari Job Fair Tangsel: Perbankan dan Elektronika Dibanjiri Pelamar Kerja

Permainan ketiga, menangkap ular.

Acara terakhir adalah berfoto bersama. Kami berfoto-foto di tempat yang pemandanganya sangat indah dan bagus di Pantai Ae Ambu Wea.

Teman-teman, jika berkunjug ke Pulau Flores, jangan lupa menyeberang ke Pulau Ende. Ajak keluarga, kerabat atau teman kalian singgah di Pantai Ae Abu Wea. Pemandangannya sangat bagus. Air yang biru, pasir pantai, pegunugan, semuanya memanjakan jiwa dan raga. Pokoknya sangat indah.

Salam literasi dari Pulau Ende. Ayo membaca, membaca, dan membaca, lalu menulis. (*)

 

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed