by

Film Jejak Langkah 2 Kyai NU-MD Akan Diputar di Pendapa

Rapat Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebu Ireng dengan PD Muhammadiyah

DUALINK.ID: Medio April 2020 akan diputar film perjuangan Dua Kyai Besar pendiri NU dan Muhammadiyah, KH .Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan.

Hal itu dibicarakan dalam rapat Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebu Ireng (IKAPTI) Lumajang dengan PD Muhammadiyah Kab. Lumajang, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Rabu (11/2) siang.

Pertemuan itu membahas rencana pemutaran film hasil produksi dua lembaga besar Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Muhammadiyah dan Pesantren Tebu Ireng.

Film yang mengangkat kisah perjalanan dakwah dan perjuangan kedua tokoh pendiri ormas terbesar di Indonesia NU dan Muhammadiyah, KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan sangat perlu ditonton oleh generasi pelanjut dakwah.

Dari film tersebut diketahui bagaimana kedua tokoh bangsa berjuang sebelum negeri ini merdeka.

Menurut H. Lukmanul Hakim sekertaris IKAPT : “Film ini merupakan garapan dua lembaga besar. Maka masyarakat harus diajak nonton bersama

Apalagi Bupati Lumajang, Thoriqul Haq sangat mensuport rencana nobar ini. Bupati menanggapi serius dan memberikan masukan, dan menyediakan pendapa sebagai tempat penayangan film.

Penayangan film akan di beberapa tempat, antara lain dilaksanakan di Pendapa Arya Wiraraja. Yang nonton Lebih banyak lebih baik,” kata Lukman menirukan ucapan Bupati Thoriq.

“Terlepas dari akan ditayangkan beberapa kali nanti di Kabupaten Lumajang, kami menarget minimal peserta yang menonton minimal 1000 orang.” tambahnya.

Sementara Ustadz Ibnu pengurus IKPT yang juga Ketua MWC NU Candipuro menambahkan penayangan film ini merupakan roadshow, jadi pemutaran film ini terus berjalan dari kota ke kota. Insya Allah, Lumajang mendapatkan jatah pemutaran sekitar tanggal 12 April 2020.

H. Suharyo, Ketua PDM Kab Lumajang menyampaikan penayangan film ini sangat penting. Niatnya untuk menimbulkan semangat kebersamaan. Harapan saya, pemutaran film tidak berkelompok NU sendiri, Muhammadiyah Sendiri. Lebih bagus ditonton bersama warga NU dan Muhammadiyah, jelasnya.

Baca juga:
Puncak COVID-19 Diperkirakan Mei, ITS Usul 3 Langkah

Dia mengajak perencanaanya disusun bersama. Syukur kalau sebelum penayangan ada sambutan Bupati mengenai pentingnya membangun kebersamaan NU- Muhammadiyah, pintanya

Kami sangat senang dengan acara ini. Karena bisa menjadi tontonan untuk generasi muda kita sehingga paham pentingnya kerukunan antar sesama anak bangsa, ujarnya. (*)

 

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed