by

Orang yang Akhlaknya Bagus, Dicintai Allah.

-Hikmah-247 views

Ilustrasi Foto : Berdo’a

Dualink.id: “Sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Indah dan mencintai keindahan.

Dia mencintai akhlak yang tinggi dan membenci akhlak yang rendah.” (HR Ath-Thabrani dan Ibnu Asakir).

Dengan kemuliaan akhlak seorang mukmin mampu mencapai derajat yang tinggi Ia akan mendapat derajat sama dengan derajat para mujahid fi sabilillah, para ahli ibadah, orang-orang yang senantiasa berpuasa, orang-orang yang shalat di malam hari dan orang-orang yang beristighfar di sore hari.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang muslim musaddid (ibadahnya sedang-sedang saja) akan mampu mencapai derajat orang-orang ahli puasa yang mendirikan ayat-ayat Allah, disebabkan oleh keindahan akhlaknya dan kemuliaan prilakunya.”(HR Ahmad dan Ath-Thabrani)

Nabi SAW juga menjelaskan, orang mukmin yang imannya paling sempurna adalah orang yang paling mulia akhlaknya.

Dengan kemulian akhlak seorang mukmin dapat mencapai derajat orang-orang yang berpuasa dan menunaikan zakat.

Orang-orang yang berakhlak luhur, berwatak mulia dan berperilaku bersih adalah manusia yang paling dicintai oleh Baginda Nabi dan akan mendapat tempat terdekat dengan beliau kelak pada Hari Kiamat.

Dalam sebuah hadits, beliau menyatakan bahwasanya orang yang paling beliau cintai dan akan mendapat tempat terdekat dengan beliau pada Hari Kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya.

Sedangkan orang yang paling beliau benci dan yang paling jauh tempatnya dengan beliau pada Hari Kiamat kelak adalah orang yang buruk akhlaknya.

Yaitu Ats-Tsartsarun (orang-orang yang banyak bicara), Al-Mutasyadiqun (orang-orang-orang yang suka memanjangkan pembicaraan) dan Al-Mutafayhiqun (orang-orang yang congkak.).

Akhlak yang mulia juga akan menjadikan timbangan kebaikan seseorang bertambah berat pada Hari Kiamat kelak.

Hitungan amal baiknya akan meningkat sedangkan timbangan amal buruknya akan berkurang.

Baca juga:
Ingin Masuk Golongan Orang Taat

Rasulullah saw bersabda, “Tiada sesuatu yang lebih bisa memberatkan timbangan (kebaikan) orang mukmin pada hari kiamat, daripada akhlak yang baik.

Sesungguhnya Allah membenci orang yang berkata kotor dan hina.(HR At-Tirmidzi)
Seluruh sikap dan perilaku serta adab sopan santun terhadap semua ciptaan Allah sudah termuat dan tercantum dalam Al-Quran dan Hadist.

Tinggal bagaimana kita bisa mempelajarinya secara benar dan teliti serta mengamalkannya.

*) Suharyo AP

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed