by

Hindari Dua Penyakit Hati

-Hikmah, Islam-141 views

Ilustrasi : Depresi

dualink.id : Ada dua penyakit hati yang membuat orang kufur nikmat:

Pertama: Penyakit Wang Sinawang

“Wang sinawang” adalah bahasa Jawa yang berarti saling melihat. Seseorang melihat atau mengngira bahwa orang lain lebih enak hidupnya.

Seorang petani menganggap bahwa PNS itu lebih enak karena tiap bulan menerima gaji. Seorang PNS menganggap bahwa pedagang itu lebih enak karena tiap hari mendapatkan uang. Seorang pedagang menganggap bahwa dokter lebih enak hidupnya.

Padahal, seorang dokter belum tentu tidak memiliki masalah atau kesulitan dalam perjalanan hidupnya.

Mereka beranggapan bahwa ukuran sukses adalah memiliki banyak harta. Rizki diidentikkan dengan harta.

Padahal, rizki itu tidak hanya berupa harta. Rizki bisa berupa kesehatan, ketenangan, ketaatan, dan sebagainya.

Seseorang yang tidak memiliki banyak harta, tetapi berbadan sehat, bisa jadi lebih tenang hidupnya dibanding dengan  orang yang memiliki banyak harta, tetapi ginjalnya tidak berfungsi, sehingga harus cuci darah, dan mengeluarkan banyak rupiah.

Demikianlah tabiat manusia, mereka tidak pernah puas dengan harta yang telah diperolehnya. Mereka berlomba-lomba mendapatkan harta dunia. Mereka tidak pernah puas  sebelum masuk liang kubur.

Mereka merasa tidak punya waktu untuk mengingat Allah, sebagai realisasi rasa syukur kepada-Nya. Sebagai balasan atas kealpaannya terhadap Allah itu, di akhirat kelak mereka akan melihat neraka, dan dilemparkan ke dalamnya.

 

Kedua: Penyakit SMS

Penyakit SMS adalah penyakit hati, yakni Senang Melihat orang lain Susah. Sebaliknya, Susah Melihat orang lain Senang.

Orang yang terjangkit SMS merasa senang jika melihat atau mengetahui orang lain susah atau mengalami kesulitan dalam hidupnya. Sebaliknya ia merasa susah atau tidak rela jika ada orang lain memperoleh kesenangan.

Baca juga:
Menelusuri Jejak Islam di Asia Tenggara

Lantas, ia membanggakan diri karena memiliki banyak harta. Sebagai ganjaran atas perilakunya itu, di akhirat kelak ia akan dilemparkan ke neraka Huthamah.

Berdasarkan uraian di atas diperoleh kesimpulan bahwa ukuran kesenangan dan ketenangan hidup bukanlah harta.

Ketenangan hidup dapat tercapai manakala seseorang mau bersyukur dan merasa cukup dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadanya.

Agar senantiasa bisa mensyukuri nikmat, seseorang harus menghindari dua penyakit hati: penyakit wang sinawang dan penyakit SMS.

 

Mulyo

 

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed