by

RSUA Masuk 3 Besar Tangani Covid-19

DUALINK.ID – Guna minimalisir dampak pandemi Covid-19, Pemerintah Republik Indonesia telah mengerahkan berbagai kebijakan. Salah satunya menunjuk banyak rumah sakit rujukan untuk melakukan pelayanan penanganan pasien Covid-19.

Ada banyak rumah sakit rujukan yang telah melakukan perawatan pasien Covid-19, bahkan ada yang merawat ratusan pasien. Salah satunya RS Universitas Airlangga (RSUA).

Tercatat, RSUA termasuk dalam tiga besar rumah sakit di Indonesia yang paling banyak menangani pasien Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Rektor UNAIR Prof Moh Nasih.

Hingga saat ini, RSUA telah melakukan perawatan terhadap pasien Covid-19 sejumlah lebih dari 300 orang. Jumlah ini lebih sedikit dibanding dengan penanganan pasien Covid-19 yang dilakukan oleh Rumah Sakit Wisma Atlet yaitu dalam angka 700-an pasien dan RSUP Persahabatan yang menangani lebih 320-an pasien.

“Sampai saat ini kita telah merawat 300-an lebih pasien. Sementara di Wisma Atlet 700-an pasien. Dari kontribusi itu kami senang karena bisa memberikan pelayanan kepada banyak pasien,” ucapnya.

Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada UNAIR dalam menangani Covid-19. Baik kepada para donatur, maupun kepada CT Corp yang telah memberikan bantuan untuk renovasi Rumah Sakit Khusus Inveksi (RSKI) untuk menangani pasien Covid-19.

Sebagai informasi, pada April lalu, CT Corp-Bank Mega memberikan bantuan sebesar 45 miliar untuk RSKI UNAIR. Sehingga, RSKI memiliki sebanya 145 bed untuk menangani pasien Covid-19.

“Paling tidak, ada 40 unit bed ICU (Intensive Care Unit , Red) dan 140 unit bed HCU (High Care Unit, Red). Dengan kapasitas itu kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” ucap Rektor.

“Kami sangat berterimakasih dan apresiasi kepada bapak ibu kawan-kawan yang sudah memberikan sumbangsih luar biasa kepada UNAIR,” tambahnya.

Baca juga:
Bursa Kerja Tangsel Buka 7.392 Lowongan

“Dari data yang kami dapat, proporsi kasus positif tenaga kesehatan kami di angka 0,3 dan ini sangat jauh dari banyak rumah sakit rujukan lain yang memiliki proporsi kasus positif nakes cukup tinggi,” tandas Prof. Nasih.

Tentu, pihaknya akan tetap berusaha dengan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dan menekan jumlah kasus positif bagi tenaga kesehatan di lingkungan RSUA.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk tetap mendukung berbagai kebijakan pemerintah ke depan terkait penanganan Covid-19 di Indonesia.

Bagikan Sekarang!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed